Akhir Sebuah Perjalanan adalah Awal Bagi Perjalanan yang Baru

Jatinangor, 27 Januari 2011 Pukul 03.01|Terjaga dalam keadaan lelah, masih 3 jam lagi hingga mentari merajai kelembutan pagi. Banyak hal yang belum aku segarkan dalam memori, dan ini adalah hari di mana aku mesti mempertanggungjawabkan apa saja yang pernah aku pelajari dan sedikit aku bagi selama kuliah. Ilmu pengetahuan tak pernah sepi karena kemalasan segelintir manusia untuk mempelajarinya. Dan itu membuatku sadar betapa pentingnya hidup dalam pengertian dan kefahaman. Ya, setidaknya aku bisa menjadi bagian yang meramaikan ilmu pengetahuan. Walau sedikit tak mengapa.

Read More…

Advertisements

Supaya Ramah Lingkungan, Ayo Senyum..

Seperti halnya tangis, senyum adalah bahasa universal yang tidak membutuhkan pembelajaran (bagi manusia normal ) untuk dapat memahaminya. Bahkan manusia telah dianugerahi kemampuan untuk tersenyum sejak usianya masih dalam hitungan pekan (CMIIW). Senyum mampu menembus segala tembok dan tirai perbedaan budaya, bangsa, dan bahasa.

Senyum itu ajaib…percaya ngga? Senyum bisa menghilangkan kebencian, kekakuan, dan kesedihan. Bahkan salah satu amalan ringan yang tidak membutuhkan biaya namun bernilai ibadah yang sangat tinggi adalah senyuman yang tulus. Nah, ajaib bukan?!

Belakangan banyak penulis dan tokoh publik yang khusus mengulas bahkan membahas secara mendalam tentang senyum dan segala bentuk keistimewaan yang terkandung di dalamnya. Sebut saja Pak Gede Prama,
beliau mengatakan bahwa senyum adalah lengkungan yang bisa meluruskan banyak hal. Read More…

%d bloggers like this: